Category: Blog

Bulan Ramadhan sudah tiba, dimana seluruh Umat Muslim di seluruh dunia diwajibkan untuk Shaum atau yang biasa kita sebut dengan Puasa. Lama durasi puasa ini bervariasi sesuai dengan negaranya, untuk durasi puasa di Indonesia sendiri kurang lebih sekitar 12 Jam dalam sehari. Pada saat berpuasa, kita diwajibkan untuk menahan rasa lapar, haus dan hawa nafsu hingga pada saat iftar atau pada saat berbuka yang dilaksanakan setelah waktu Maghrib. Sebelum kita memulai berpuasa, biasanya kita harus mengisi tenaga dengan makan dan minum pada yang disebut dengan Sahur. Waktu sahur ini dapat dilaksanakan sebelum waktu berpuasa dimulai yaitu pada waktu Subuh. Setelah kita mengatahui waktu mulai dan selesainya berpuasa yaitu dimulai pada waktu subuh dan selesai pada waktu maghrib, lalu bagaimana kita mensiasati keseharian kita dalam beraktivitas pada saat berpuasa? Kita akan mulai membahasnya di kolom selanjutnya.

Apa Itu Pulse Oximeter? Pulse oximeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kadar oksigen maupun kepekatan oksigen dalam darah tanpa memasukkan alat apapun ke dalam tubuh ( non- invasive ). Dalam pengukuran pulse oximeter kadar oksigen dilambangkan sebagai SpO2 dan hasil pengukurannya ditampilkan dalam persentasi, dan juga pulse oximeter dapat menampilkan pengukuran denyut jantung ( pulse rate), dan pengukurannya ditampilkan dalam bpm (beat per minute). Bagaimana Cara Kerja Pulse Oximeter? Cara kerja pulse oximeter adalah dengan memanfaatkan sifat dari haemoglobin yang dapat menyerap cahaya infra merah dan denyut alami di dalam arteri untuk mengukur kadar oksigen dalam tubuh, secara elektronik alat ini menggunakan sumber cahaya infra merah dan cahaya merah yang berbeda panjang gelombangnya, pendeteksi cahaya (sensor), dan mikroprosesor yang berfungsi untuk membandingkan dan menghitung perbedaan haemoglobin yang kaya oksigen dan haemoglobin yang kekurangan oksigen, untuk kemudian membandingkan perbedaan tersebut dan menampilkan kadar oksigen dan pulse rate. Mengapa Saya Mungkin Membutuhkan Pulse Oximeter? Pulse Oximeter digunakan untuk mengecek kadar oksigen dalam darah. Informasi ini sangat berguna dan dapat digunakan pada berbagai situasi dan kondisi. Antara lain : Pada saat atau setelah operasi atau prosedur yang menggunakan obat penenang Memastikan seberapa kinerja obat pada pengobatan paru-paru Untuk mengecek kemampuan seseorang ketika mengatasi peningkatan tingkat aktivitas Menjadi tolak ukur apakah ventilator medis untuk membantu pernafasan atau untuk mengecek kinerjanya Untuk mengecek apakah seseorang memiliki waktu-waktu dimana pernafasan berhenti pada saat tidur (sleep apnea) Pulse Oximeter juga dapat digunakan untuk mengecek kesehatan seseorang atas kondisi kesehatan yang berkaitan dengan tingkatan oxigen dalam darah seperti : Serangan Jantung (Heart Attack) Gagal Jantung (Heart Failure) Chronic obstructive pulmonary disease (COPD) Anemia Kanker Paru-paru (Lung Cancer) Asma (Asthma) Pneumonia Penggunaan Pulse Oximeter Penggunaan alat ini bisa digunakan di rumah sakit di bagian Ruang Gawat Darurat (IGD), Intensive Care Unit (ICU), Ruang operasi (OK), PONEK, PONED, Ruang Rawat Inap, Ambulan, dan Rumah Sakit Lapangan. Untuk pengadaan alat Pulse Oximeter, PT. Bintang Sarana Medika juga menyediakan alat ini dalam situs E-Katalog LKPP (Kategori dan ). Situs ini merupakan “Marketplace” untuk keperluan pada instansi negeri. Charmcare Pulse Oximeter CX-130 merupakan handheld pulse oximeter atau pulse oximeter genggam yang berkualitas dan mudah digunakan, cocok dalam kondisi pada umumnya maupun kondisi khusus/darurat. SUMBER : http://www.nonin.com/What-is-Pulse-Oximetry https://www.hopkinsmedicine.org/healthlibrary/test_procedures/pulmonary/pulse_oximetry_92,P07754 https://en.wikipedia.org/wiki/Pulse_oximetry https://bestdoctors.net.au/all-about-pulse-oximetry/pulse-oximetry-in-action/

Penjelasan Apa Itu Defibrillator Defibrillator adalah alat yang memberikan energi kejut listrik yang tinggi untuk jantung melalui dinding dada untuk seseorang yang mengalami Cardiac Arrest. Energi kejut listrik ini disebut dengan Defibrillation dan merupakan hal yang sangat esensial dalam langkah Cardiopulmonary Resuscitation (CPR). CPR sendiri merupakan intervensi yang berdasarkan alogaritma yang bertujuan untuk mengembalikan fungsi yang berhubungan dengan Paru-paru dan jantung .

Penjelasan Apa Itu Spirometri Spirometri atau spirometry juga dikenal dengan Pulmonary Function Test (PFC) yang berfungsi untuk mengukur fungsi paru-paru manusia secara spesifik dengan membandingkan volume paru dan dan aliran udara yang masuk dan keluar ke paru-paru, pada dasarnya cara kerja spirometry adalah dengan mengukur jumlah dan kecepatan udara yang di hirup dan di hembuskan.