Apa Itu Diabetes

Apa itu diabetes

Diabetes merupakan penyakit yang terjadi ketika kadar gula darah atau glukosa terlalu tinggi atau jauh melebihi batas. Gula darah ini merupakan sumber energi utama dan didapatkan dari makanan yang kita makan. Agar glukosa dapat diserap oleh sel dan dirubah menjadi energi maka kita membutuhkan sebuah hormon yang bernama Insulin. Insulin ini merupakan hormon yang dibuat oleh pankreas. Terkadang tubuh manusia tidak memproduksi cukup, atau bahkan tidak sama sekali, insulin atau tidak dapat menggunakan insulin secara baik sehingga glukosa tetap berada di dalam darah.

Pankreas | pancreapedia.org

Jenis-jenis diabetes

Secara umum, diabetes ini dibagi menjadi diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, gestational diabetes atau diabetes gestasi.

  • Diabetes tipe 1
    Diabetes tipe 1 merupakan diabetes yang terjadi jika tubuh manusia tidak menghasilkan sama sekali hormon insulin. Hal ini terjadi ketika sistem imun tubuh menyerang dan merusak sel pembuat hormon insulin di pankreas. Penderita diabetes tipe 1 biasanya didiagnosis ketika masih anak-anak atau orang dewasa muda, walaupun diabetes ini dapat didiagnosa pada semua umur. Pasien penderita diabetes tipe 1 wajib menkonsumsi insulin setiap hari untuk bisa bertahan hidup.
  • Diabetes tipe 2
    Diabetes tipe 2 merupakan tipe diabetes yang paling umum. Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh manusia tidak membuat atau menggunakan hormon insulin dengan baik. Diabetes ini dapat terjadi pada semua umur, bahkan ketika masih anak-anak. Namun, diabetes tipe 2 ini lebih sering terjadi pada orang tua dan paruh baya.
  • Diabetes gestasi
    Diabetes gestasi merupakan tipe diabetes yang berkembang pada wanita ketika sedang hamil. Pada umumnya, tipe diabetes ini hilang setelah sang ibu telah melahirkan. Tetapi jika sang ibu pernah mengalami diabetes gestasi, maka sang ibu memiliki resiko diabetes tipe 2 lebih besar di masa yang akan datang. Terkadang diabetes yang didiagnosa pada saat kehamilan merupakan diabetes tipe 2.

Seberapa umumkah penyakit diabetes ini?

Sesuai dengan data dari IDF (International Diabetes Federation) Atlas tahun 2015, Indonesia menempati peringkat ke tujuh di dunia untuk penderita diabetes tertinggi bersama dengan China, India, Amerika Serikat, Brazil, Rusia dan Meksiko dengan angka diabetes sebesar 10 juta. 2 dari 3 orang di Indonesia tidak mengetahui dirinya mengidap diabetes dan berpotensi untuk mengakses dan mendapatkan perlayanan kesehatan dalam kondisi yang sudah terlambat.

Grafis Penyakit Diabetes dengan Kompilasi di Indonesia | who.int

Gejala-gejala penyakit diabetes

Seperti penyakit pada umumnya, diabetes ini memiliki gejala yang menjadi acuan sebelum diagnosa laboratorium. Gejala-gejala itu diantaranya seperti dibawah ini :

  • Meningkatnya rasa haus dan buang air kecil
  • Meningkatnya rasa lapar
  • Merasakan kelelahan
  • Pandangan kabur
  • Mati rasa dan kesemutan pada kaki atau tangan
  • Rasa nyeri yang tidak kunjung hilang
  • Turun berat badan yang tidak jelas

Gejala dari diabetes tipe 1 terlihat secara cepat, cukup dengan jangka waktu mingguan. Sedangkan gejala dari diabetes tipe 2 ini akan membutuhkan waktu, yang bisa bertahun-tahun, yang gejalanya tidak nampak sehingga kita tidak dapat mengetahuinya.

Banyak orang yang mengidap diabetes tipe 2 tidak terlihat gejalanya. Beberapa orang baru mengetahui mereka mengidap diabetes setelah didiagnosa dengan penyakit yang berkaitan dengan diabetes seperti penyakit jantung dan pandangan kabur.

Ilustrasi Toilet | Pexels.com

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Mengidap Penyakit Diabetes

Pada umumnya segala jenis penyakit memiliki faktor penyebab dari penyakit tersebut. Penyakit diabetes, terutama diabetes tipe 2, memiliki berbagai faktor resiko. Mulai dari faktor umur hingga gaya hidup. Faktor faktor tersebut diantaranya :

  • Berat badan berlebih / overweight
    Tubuh manusia memiliki tingkat mengidap penyakit diabetes yang tinggi jika jarang bergerak atau olahraga dan memikiki berat badan yang berlebih. Berat badan yang berlebih ini biasanya dapat menjadi pemicu terjadinya resistansi insulin.
  • Resistensi insulin
    Resistensi insulin merupakan kondisi dimana otot, hati dan sel lemak tidak dapat menggunakan insulin dengan baik. Yang mengakibatkan tubuh kita membutuhkan insulin lebih untuk membantu mengolak glukosa ke dalams sel tubuh.
  • Berumur lebih dari 65 tahun
    Pada umumnya, sel dalam tubuh akan berubah dan kehilangan fungsinya sesuai dengan usia. Semakin menua, sel akan mulai kehilangan kemampuan fungsinya atau bahkan berfungsi tidak normal. Hal ini berpengaruh kepada seluruh organ pada tubuh manusia. Semakin menua manusia, tingkat sekresi insulin dari pankreas akan berkurang yang mengakibatkan resistensi insulin.
  • Keluarga sedarah memiliki sejarah terkena diabetes
    Keluarga sedarah, baik itu orang tua, kakak atau adik ataupun anak keturunan memiliki tingkat resiko terkena diabetes tipe 2 jika sebelumnya di dalam silsilah keluarga ada yang memiliki sejarah mengidap penyakit tersebut. Hal ini dikarenakan penurunan informasi genetik dari orang tua ke keturunannya dan juga terdapat kebiasaan non genetik seperti pola hidup sedentari atau pola hidup yang tidak menggunakan banyak energi tubuh.
Baca Juga :  Apa Itu X-Ray Film

Sedikit berbeda dengan faktor diabetes tipe 2 pada umumnya, berikut faktor-faktor terjadinya diabetes gestasi :

  • Resistensi insulin
    Resistensi insulin pada diabetes gestasi terjadi karena hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas tidak dapat memenuhia atau tidak dapat digunakan dengan baik oleh tubuh. Hal ini terjadi karena hormon yang diproduksi oleh plasenta menjadi faktor terbesar dalam resistensi insulin. Walaupun sebagian besar tubuh ibu hamil dapat menghadapi resistensi insulin ini, tapi faktanya beberapa kasus ibu hamil tidak dapat menghadapi resistensi insulin ini.
  • Keluaga sedarah memiliki sejarah terkena diabetes
    Keluarga sedarah, baik itu orang tua, kakak atau adik ataupun anak keturunan memiliki tingkat resiko terkena diabetes tipe 2 jika sebelumnya di dalam silsilah keluarga ada yang memiliki sejarah mengidap penyakit tersebut. Hal ini dikarenakan penurunan informasi genetik dari orang tua ke keturunannya dan juga terdapat kebiasaan non genetik seperti pola hidup sedentari atau pola hidup yang tidak menggunakan banyak energi tubuh.

Cara Mengatasi Diabetes

Diabetes merupakan kondisi yang dipengaruhi oleh kadar gula di dalam darah. Secara medis, diabetes ini tidak dapat disembuhkan kecuali diremisi. Yang dimaksud remisi adalah ketika tubuh tidak memiliki gejala diabetes walaupun diabetes tetap ada di dalam tubuh. Remisi ini dibagi tiga jenis yaitu :

  1. Remisi Sebagian / Partial
    Diabetes akan diklasifikasikan sebagai remisi sebagian jika kadar gula darah pasien dibawah dari rata-rata orang yang terkena penyakit diabetes setidaknya 1 tahun tanpa melakukan medikasi diabetes.
  2. Remisi Total
    Diabetes akan diklasifikasikan sebagai remisi total jika kadar gula darah pasien kembali ke dalam level normal, bukan ke dalam level pre-diabetes dalam waktu setidaknya 1 tahun tanpa medikasi diabetes.
  3. Remisi Panjang
    Kategori ini jika durasi remisi total sudah 5 tahun atau lebih.

Namun kita dapat melakukan pencegahan dan perawatan terhadap diabetes ini. Cara pencegahan dan perawatan dari tiap-tiap tipe diabetes ini berbeda-beda, seperti yang dapat dilihat dibawah ini :

Diabetes Tipe 1

  • Pengobatan Insulin
    Pengobatan insulin ini biasanya berupa injeksi insulin ke dalam tubuh pasien. Injeksi insulin biasanya merupakan perawatan yang paling umum pada penyakit diabetes tipe 1. Injeksi insulin bertujuan untuk meniru proses insulin bekerja dalam tubuh.

Diabetes Tipe 2

  • Merubah Pola Hidup
    Diabetes tipe 2 ini tidak dapat diobati, tetapi dapat dihindari dengan merubah pola hidup. Mulai dari sering berolah raga seperti renang, lari atau bersepeda, mengatur berat badan dan diet.

Merubah pola makan seperti diet dapat membantu menghindari mengidap diabetes | Pexels.com

Kesimpulan

Diabetes merupakan penyakit yang terjadi ketika kadar gula darah dalam tubuh lebih dari batas normal. Diabetes memiliki tiga jenis yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 dan diabetes gestasi. Diabetes tipe 1 terjadi karena tubuh manusia tidak memproduksi insulin secara baik karena sistem imun menyerang organ yang memproduksi insulin. Diabetes tipe 2 terjadi ketika adanya resistansi insulin dimana insulin ini tidak dapat digunakan dengan baik oleh tubuh. Diabetes gestasi ini terjadi pada saat ibu sedang hamil.

 

SUMBER :